3/08/2013

Cara Agar Mudah Mengingat Pelajara

Ada cara mudah yang bisa kamu lakukan agar bisa mengingat pelajaran. Bagaimana? Inilah 10 cara agar mudah mengingat pelajaran:
1. Membaca
Membaca merupakan kunci belajar supaya kamu memahami. Bacalah materi baru 2 kali dalam sehari, yaitu sebelum dan sesudah materi itu diterangkan. Otak yang sudah mengolah materi itu sebanyak 3 kali bakal tersimpan cukup lama di otak kamu.
2. Memahaminya
Belajar yang benar itu bukan sekadar menghapal, tapi harus memahaminya. Kamu boleh saja menghafal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kamu memahami semua semua materi yang di hafal itu? Agar yang dipelajari itu tidak cepat dilupakan, alangkah baiknya untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran sebelum kamu menghafal.
3. Mencatat hal-hal penting
Kamu harus mengambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci itulah yang nanti berguna saat ujian nanti karena kamu sudah mengingatnya. Dengan mencatat hal-hal penting itu, sebagian besar akan kamu ingat.
4. Menghafalkan kata-kata kunci
Terkadang, kamu diharuskan menghafal materi yang begitu banyak. Namun ada cara untuk menyiasatinya yaitu denga membuat kata kunci. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hafalan agar mudah diingat pada saat otak kamu memanggilnya. Misalnya, kata kunci untuk nama warna pelangi adalah ‘Mejikuhibiniu’, yang artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Belajar yang paling enak adalah pada saat badan kamu masih segar. Waktu belajar yang dilakukan setiap orang itu berbeda-beda. Tapi biasanya, pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Kamu bisa memanfaatkan waktu ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa membuat suasana belajar kamu nyaman, Salah satu cara yang bisa kamu lakukan yaitu memilih tempat yang sunyi agar bisa berkonsentrasi. Namun ada juga orang yang belajar sambil mendengarkan musik kesukaannya. Berbagai cara tersebut bisa kamu lakukan asalkan bisa membuat nyaman dan tetap berkonsentrasi.
7. Membentuk kelompok belajar
Jika bosan belajar sendiri, maka kamu bisa membentuk kelompok belajar. Buatlah kelompok belajar yang beranggotakan 5 orang. Kemudian, setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya kepada seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini tentunya akan terasa nyaman dan seru.
8. Melatih kemampuan
Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu perintah dari guru, kamu bisa langsung menjawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan yang kamu miliki. Jika ada yang kurang jelas mengenai pertanyaannya, maka kamu bisa bertanya pada guru.
9. Mengembangkan materi yang sudah dipelajari
Jika kamu sudah mengulang materi dan menjawab soal, maka jangan langsung menutup buku. Kamu bisa membuat pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan dan mintalah bantuan guru untuk menjawabnya. Jika belum merasa puas, maka kamu bisa mencari jawabannya dari buku atau internet. Cara ini bisa dilakukan agar kamu selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Beristirahat
Belajar boleh-boleh saja tapi jangan sampai lupa juga menyediakan waktu untuk beristirahat. Setelah 30-45 menit belajar di rumah, kamu harus segera beristirahat untuk melemaskan badan dan pikiran. Jangan memaksakan belajar jika pikiran sedang suntuk karena hanya membuang waktu kamu saja.
Itulah cara agar mudah mengingat pelajaran. Jika menerapkan itu dalam kehidupan sehari-hari, maka akan lebih mudah mengingat pelajaran di sekolah. Selain itu, saat ujian tiba kamu tak usah mempelajari semua materi karena beberapa materi pelajaran sudah di kuasai.

Kisah Mengharukan

JASA SEORANG IBU

Apa yang paling dinanti seorang wanita yang baru saja menikah ? 
Sudah pasti jawabannya adalah : k-e-h-a-m-i- l-a-n.
Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkah yang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Tak kenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian dari seorang bidan: p-o-s-i-t-i- f.

Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecuali benih dalam kandungannya. Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ia lebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya. Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkah atau bahagiakah ia di dalam sana? Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cinta yang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya asalkan generasi penerusnya itu bisa terlahir ke dunia. Rasa sakit pun sirna, ketika mendengar tangisan pertama si buah hati, tak peduli darah dan keringat yang terus bercucuran.

Detik itu, sebuah episode cinta baru saja berputar. Tak ada yang lebih membanggakan untuk diperbincangkan selain anak. Tak satu pun tema yang paling menarik untuk didiskusikan bersama rekan sekerja, teman sejawat, kerabat maupun keluarga, kecuali anak.

Si kecil baru saja berucap "Ma?" segera ia mengangkat telepon untuk mengabarkan ke semua yang ada di daftar telepon. Saat baru pertama berdiri, ia pun berteriak histeris, antara haru, bangga dan sedikit takut si kecil terjatuh dan luka.

Hari pertama sekolah adalah saat pertama kali matanya menyaksikan langkah awal kesuksesannya. Meskipun disaat yang sama, pikirannya terus menerawang dan bibirnya tak lepas berdoa, berharap sang suami tak terhenti rezekinya. Agar langkah kaki kecil itu pun tak terhenti di tengah jalan. "Demi anak", "Untuk anak", menjadi alasan utama ketika ia berada di pasar berbelanja keperluan si kecil.

Saat ia berada di pesta seorang kerabat atau keluarga dan membungkus beberapa potong makanan dalam tissue. Ia selalu mengingat anaknya dalam setiap suapan nasinya, setiap gigitan kuenya, setiap kali hendak berbelanja baju untuknya. Tak jarang, ia urung membeli baju untuk dirinya sendiri dan berganti mengambil baju untuk anak. Padahal, baru kemarin sore ia membeli baju si kecil.

Meski pun, terkadang ia harus berhutang. Lagi-lagi atas satu alasan, demi anak. Di saat pusing pikirannya mengatur keuangan yang serba terbatas, periksalah catatannya. Di kertas kecil itu tertulis: 1. Beli susu anak; 2. Uang sekolah anak. Nomor urut selanjutnya baru kebutuhan yang lain. Tapi jelas di situ, kebutuhan anak senantiasa menjadi prioritasnya. Bahkan, tak ada beras di rumah pun tak mengapa, asalkan susu si kecil tetap terbeli. Takkan dibiarkan si kecil menangis, apa pun akan dilakukan agar senyum dan tawa riangnya tetap terdengar.

Ia menjadi guru yang tak pernah digaji, menjadi pembantu yang tak pernah dibayar, menjadi pelayan yang sering terlupa dihargai, dan menjadi babby sitter yang paling setia. Sesekali ia menjelma menjadi puteri salju yang bernyanyi merdu menunggu suntingan sang pangeran. Keesokannya ia rela menjadi kuda yang meringkik, berlari mengejar dan menghalau musuh agar tak mengganggu. Atau ketika ia dengan lihainya menjadi seekor kelinci yang melompat-lompat mengelilingi kebun, mencari wortel untuk makan sehari-hari. Hanya tawa dan jerit lucu yang ingin didengarnya dari kisah-kisah yang tak pernah absen didongengkannya. Kantuk dan lelah tak lagi dihiraukan, walau harus menyamarkan suara menguapnya dengan auman harimau. Atau berpura-pura si nenek sihir terjatuh dan mati sekadar untuk bisa memejamkan mata barang sedetik. Namun, si kecil belum juga terpejam dan memintanya menceritakan dongeng ke sekian. Dalam kantuknya, ia pun terus mendongeng. 

Tak ada yang dilakukannya di setiap pagi sebelum menyiapkan sarapan anak-anak yang akan berangkat ke sekolah. Tak satu pun yang paling ditunggu kepulangannya selain suami dan anak-anak tercinta. Serta merta kalimat, "sudah makan belum?" tak lupa terlontar. 

saat baru saja memasuki rumah. Tak peduli meski si kecil yang dulu kerap ia timang dalam dekapannya itu, sekarang sudah menjadi orang dewasa yang bisa saja membeli makan siangnya sendiri di Sekolahnya.

Hari ketika si anak yang telah dewasa itu mampu mengambil keputusan terpenting dalam hidupnya, untuk menentukan jalan hidup bersama pasangannya, siapa yang paling menangis? Siapa yang lebih dulu menitikkan air mata? Lihatlah sudut matanya, telah menjadi samudera air mata dalam sekejap. Langkah beratnya ikhlas mengantar buah hatinya ke kursi pelaminan. Ia menangis melihat anaknya tersenyum bahagia dibalut gaun pengantin. Di saat itu, ia pun sadar, buah hati yang bertahun-tahun menjadi kubangan curahan cintanya itu tak lagi hanya miliknya. Ada satu hati lagi yang tertambat, yang dalam harapnya ia berlirih, "Masihkah kau anakku?"

Saat senja tiba. Ketika keriput di tangan dan wajah mulai berbicara tentang usianya. Ia pun sadar, bahwa sebentar lagi masanya kan berakhir. Hanya satu pinta yang sering terucap dari bibirnya, "Bila ibu meninggal, ibu ingin anak-anak ibu yang memandikan. Ibu ingin dimandikan sambil dipangku kalian". Tak hanya itu, imam shalat jenazah pun ia meminta dari salah satu anaknya. "Agar tak percuma ibu mendidik kalian menjadi anak yang shalih & shalihat sejak kecil," ujarnya.

Duh ibu, semoga saya bisa menjawab pintamu itu kelak. Bagaimana mungkin saya tak ingin memenuhi pinta itu? Sejak saya kecil ibu telah mengajarkan arti cinta sebenarnya. Ibulah madrasah cinta saya, Ibulah sekolah yang hanya punya satu mata pelajaran, yaitu "cinta". Sekolah yang hanya punya satu guru yaitu "pecinta". Sekolah yang semua murid-muridnya diberi satu nama: "anakku tercinta".

Tips Sukses,Lulus menghadapi Ujian Nasional(UN) 2013

Tips Sukses,Lulus menghadapi Ujian Nasional(UN) 2013 - Informasi yang akan saya bagikan pada kesempatan kali ini yaitu mengenai konteks dunia pendidikan khususnya di era tahun 2013 ini beberapa waktu ke depan tingkat SD/SMP/SMA yaitu akan menghadapi ujian Nasional 2013. namun pembahasan kali ini yaitu akan membicarakan seputar tips trik sukses dalam menempuh ujian nasional 2013. tentunya rata-rata orang sangat membutuhkan sekali dorongan , motivasi, semangat dari orang-orang sekitar untuk menempuh ujian nasional ini. dan yang paling penting dari semuanya itu adalah Doa dan berusaha dengan sungguh-sungguh pasti semuanya akan tercapai. baik langsung saja berikut dibawah ini merupakan Tips dan trik kiat sukses lulus ujian nasional 2013.
Persiapan Beberapa bulan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional 2013:
  1. Sebelum waktu ujian di mulai nanti, alangkah lebih baiknya kita mempersiapkan diri anda baik itu secara fisik dan mental. dan juga tak lupa Jaga kesehatan dan motivasi diri Anda untuk sukses dalam Ujian.
  2. Atur dan tingkatkan metode belajar Anda dengan lebih giat lagi dalam belajar. Jadwalkan waktu belajar Anda dan cari metode belajar yang cocok untuk Anda. Anda dapat belajar bersama teman atau kelompok belajar atau ikut les seperti (PRIMAGAMA, GANESHA OPERATION, CERMAT INSTITUTE,) atau kursus untuk meningkatkan kemampuan Anda.
  3. Cari tahu format Ujian Nasional dan Carilah copian ujian nasional yang lalu. Anda boleh gunakan Internet untuk memilih dari begitu banyak contoh-contoh soal UN.
  4. Latihlah diri Anda menjawab soal-soal ujian dan uji kemampuan Anda dengan mencocokkan dengan jawaban yang benar.
Persiapan Beberapa Hari sebelum Ujian Nasional 2013:
  1. yang kedua yaitu Persiapan Beberapa Hari sebelum Ujian Nasional 2013, dalam hal ini Persiapkan segala sesuatu yang Anda butuhkan dalam proses ujian termasuk alat-alat tulis, kartu ujian, pakaian seragam dan sebagainya.
  2. Cari tahu pasti kapan dan di mana ujian Anda dilaksanakan.
  3. Istirahat yang cukup setiap malam, agar Anda bisa Fit pada hari ujian.
Pada Saat Ujian Nasional 2013 berlangsung:
  1. Alangkah lebih baiknya kita datanglah lebih awal ke tempat ujian, sehingga Anda tidak tergesa-gesa dan punya waktu cukup untuk memulai ujian serta bisa mempersiapkan segalanya.
  2. bersikap Tenang dan jangan tegang/Panik, berdoa solusinya sehingga dapat membuat Anda lebih siap menghadapi Ujian.
  3. Bacalah terlebih dahulu instruksi atau perintah ujian dan tanyakan kepada pengawas jika ada yang kurang jelas.
  4. Dahulukan mengisi soal-soal yang lebih mudah, agar Anda dapat menggunakan waktu ujian yang diberikan dengan efisien.
  5. Isilah Lembar jawaban dengan hati-hati, agar menghindari kesalahan pengisian yang dapat membuang waktu Anda.
  6. Jika masih ada waktu setelah Anda selesai mengisi soal, periksalah kembali jawaban Anda untuk mengoreksi jika masih ada yang salah.
Setelah Ujian nasional 2013 selesai:
  1. Tutup waktu selesai Ujian nasional 2013 dengan doa, karena Anda telah berusaha, selebihnya serahkan kepada Yang Maha Kuasa yang berkehendak.
  2. Jika Anda berhasil lulus Ujian, Selamat!
  3. Jika tidak sesuai apa yang Anda harapkan, Ingat bahwa ini bukanlah akhir dari hidup Anda. Jika ada kesempatan mengulang, tingkatkan usaha dan kemampuan Anda!

akibat main game


Risiko Darah Membeku akibat Main Game Terlalu Lama

Ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa sambil main video games memang bisa membuat waktu terasa lebih cepat berlalu. Akan tetapi sebaiknya Anda membatasi kegiatan tersebut. Duduk dalam posisi sama terlalu lama bisa memicu bekuan darah dan peradangan pada pembuluh vena.

Salah satu korban dari bekuan darah atau deep vein thrombosis/DVT adalah seorang pemain games berusia 20 tahun yang meninggal setelah secara marathon bermain games. Menurut hasil otopsi ia tewas akibat penyumbatan arteri di bagian paru-paru.
Bahaya utama dari trombosis pada vena dalam tubuh adalah terlepasnya sebagian bekuan darah yang ikut aliran darah ke atas dan bersarang pada pembuluh darah dalam paru yang disebut emboli paru. Bekuan darah juga bisa mengancam nyawa jika bersarang di otak karena akan memicu stroke.
Komplikasi yang mengganggu namun tidak berbahaya adalah penyumbatan dalam vena dengan pembengkakan tungkai yang menetap. Perawatan yang dilakukan adalah penghangatan bagian yang terkena, pengangkatan kaki, serta pemakaian obat antiradang. Bisa jadi juga diperlukan perawatan di rumah sakit.
Kondisi tersebut banyak dialami oleh mereka yang lama berbaring di tempat tidur misalnya pasien operasi atau lumpuh, duduk terlalu lama di perjalanan dengan mobil atau pesawat juga bisa memicu DVT. Karena itulah sangat disarankan untuk mengambil jeda dan berjalan-jalan meluruskan kaki saat berada dalam kendaraan.
"Sangat tidak sehat jika anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya bermain games. Main games memang menyenangkan tapi begitu kita main sangat sulit menghentikannya. Mereka tidak sadar hal itu bisa membunuh mereka," kata David Staniforth, yang anaknya meninggal akibat DVT.
Sebelum roboh, Staniforth mengeluhkan detak jantungnya melemah. David menyebutkan putranya itu bisa menghabiskan waktunya bermain games hingga 12 jam setiap hari.
Kematian Stanifort bukanlah kasus yang pertama. Tahun 2005 lalu pemain games dari Korea Selatan juga meninggal setelah bermain games tiga hari berturut-turut tanpa istirahat.